Yuk Membuat Laporan Keuangan Perbulan dengan Reksadana

00.19 1 Comments


Nah setelah belajar tentang investasi di post sebelumnya. Kali ini saya akan menjabarkan bagaimana belajar reksadana yang menurut beberapa ahli ekonomi bisa dikatakan investasi yang sangat menguntungkan. Ibaratnya nih kita kayak makelar, dimana kalau harga saham murah akan kita beli dan kalau harga saham lagi naik kita jual. Pak Legowo dari Manulife juga membagi rahasianya bagaimana unit reksadana harus kita jual dalam posisi yang seperti apa, tapi masih dipending dulu, nunggu ilmu kita yang awam akan reksadana mulai sedikit demi sedikit paham.

Apa sih keinginan terbesar dari orang-orang dewasa di masa sekarang? Ada 4 mayoritas yang menjadi keinginan orang-orang dewasa jaman sekarang
  • 1.       Nikah
  • 2.       Traveling/wisata
  • 3.       Punya rumah sendiri
  • 4.       Haji/umroh

Dari sekian banyak keinginan tersebut, pasti ada yang menjadi prioritas yang didahulukan. Untuk mewujudkan itu semua tidak bisa dengan ngayal atau dengan menerawang-nerawang. Butuh perencanaan pasti untuk mewujudkan keinginan-keinginan tersebut.

Bagaimana mewujudkan impian tersebut? Mulailah dengan skala prioritas dari yang terpenting. Contoh nih kalau saya, saya akan mulai dari keinginan traveling, ketika sudah terpuaskan dengan agenda traveling saya, saya mulai mempersiapkan kebutuhan untuk menikah, lalu dilanjut untuk keinginan memiliki rumah sendiri. Lalu mempersiapkan kebutuhan anak di masa depan.

Sebetulnya dari sekian banyak keinginan yang kita buat, ada pos wajib yang paling penting buat kita anggarkan, yaitu DANA DARURAT, dan ini harus ada sebanyak 6x dari kebutuhan pengeluaran kita. Jadi kalo tiap bulannya mengeluarkan 3 juta nih, jadi butuh uang 18 juta yang gak boleh kita otak-atik dan harus ada di rekening kita. Kenapa DANA DARURAT ini penting? Karena kita gak bakal tahu kejadian yang akan terjadi mendatang, bencana, kecelakaan, PHK, dan lain-lain, belum lagi jika ada inflasi yang selama ini kita gak pernah merasa kalau barang-barang kebutuhan pokok semakin tahun semakin naik.

Ribet gak? Awal-awal sih emang ribet ya, tapi ketahuilah, mempersiapkan keuangan sedari muda akan membantu kalian untuk merencanakan keuangan kalian lebih baik. Selagi muda, manfaatkanlah energi-energi positif untuk melakukan kebaikan lebih. Dan yang sangat penting apapun investasi kamu ingat prinsip ini, low return low risk, high return high risk. Artinya semakin tinggi keuntungan yang kamu peroleh akan semakin tinggi juga resikonya

Nah ini saya buat skema yang menggambarkan seberapa banyak sih yang harus saya keluarkan tiap bulannya menurut skala prioritas.


Hitungan pertama saya taruh traveling menjadi urutan prioritas tertinggi, namun faktanya dana darurat lah yang menjadi prioritas tertinggi di keuangan kita. Lalu setelah itu menikah dan punya rumah. Di hitungan kedua sengaja saya hapus traveling dikarenakan prioritas itu bisa dilaksanakan kapan saja, tidak dalam waktu 1 tahun atau 2 tahun. Bahkan Traveling bisa dilakukan di halaman belakang rumah tanpa membutuhkan dana yang besar. Nah kan sebulan diperlukan sekitar 6 jutaan untuk memenuhi keinginan kita, sedangkan ini belum termasuk kebutuhan pokok yang harus kita penuhi. Dulunya skala prioritas saya adalah travelling, sekarang menjadi dana darurat.

Dana darurat ini saya harus mulai simpan dan gak bisa dipakai semena-mena. Kemudian mulailah saya menyimpannya di Reksadana Syariah Manulife. Bisa langsung daftar di www.klikmami.com , isi sesuai biodata dan jangan lupa masukkan kode refferal SUKMAQ90 pada saat daftar. Reksadana ini bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja asal terhubung ke internet. Jadi investasi sekarang mudah dan nyaman karena langsung diawasi oleh OJK.






Penyuka siomay’, penyuka kwetiaw, penyuka green tea dan tiba-tiba suka berpergian’hanya untuk menikmati alam’

1 komentar: