Backpacker ke Hatyai dan Phuket lewat jalur darat dari Malaysia (1)

Abaikan muka kumus-kumusnya, wkakakaka

Berbekal promo gila dari AA, impianku yang pengen banget ke thailand bisa terwujud gesss..... Biar norak asal selamat. Maklum lah mbak-mbak kantoran yang serba irit. Jadi kalo ada yang bilang ke luar negeri itu mahal, sini ngopi ngopi di warkop sama sayah, hehehe....


Jadi saya issued tiket ini sekitar 9 bulan sebelum keberangkatan, namanya juga tiket promo ya, jadi gak bisa gitu mau berangkat ndadak, trus juga kudu rajin memantau web biar dapat harga termurah dan gak boleh pantang menyerah sampai batas promonya berakhir. Waktu itu hari pertama promo aku gak dapat, hari kedua juga gak, baru hari ketiga nih aku dapat harga promonya. Waktu itu aku beli emang pas banget jumatnya libur. Tiket yang aku dapet itu SUB-PENANG pp yang harganya 350rb, murah gak seeehhhh....hahahaha....

Cerita awalnya aku cuma pengen nyebrang ke border Thailand, Cuma pengen merasakan imigrasi darat dan stay di Hatyai, kota kecil di perbatasan Thailand Malaysia. Tapi tiba-tiba temenku punya ide untuk ke Phuket. Oke setelah brosing sana sini, bisa sih ke Phuket tapi kita nya bakal maraton banget, soalnya perjalanan darat ke Phuket kayak Surabaya Jogja naik bis Sumber kencono cin...
Sepeda ini banyak ditemui di Penang lho... 
Dan hari pertama kami pun berangkat, setelah 4 jam perjalanan kamipun tiba di Bandara Penang, gak terlalu besar sih, tapi lumayan lah sekelas Internasional. Gak tau kenapa ya, kalau lewat imigrasi bandara, temenku icol selalu aja kenak random check. Dulu pas ke Kuala Lumpur juga kena, untungnya ya kali ini aku lebih sigap jadi setiap melewati imigrasi gak pernah lepas dari pengamatanku, daripada waktu terbuang ya kannn....

Disini juga aku kenalan sama TKI asal Indonesia yang baik banget walaupun ujung-ujungnya dia curhat ditinggal istrinya selingkuh, gak apa deh yang penting kita gak dijahatin sama dia. Malah dia juga yang beliin kita tiket bis ke arah Komtar. Tarif tiket bis berkisar dari 2 RM, tapi bawa uang pas ya, karena uang kita bakal dimasukkan ke kotak semacam kotak amal yang gak ada kembaliannya.

Tarif dari Bandara Penang Ke Komtar

Lorong-lorong pusat kota Penang

Komtar juga campur dengan mall besar, jadi bawahnya terminal atasnya mall

Dari Bandara Penang kita ambil bis kearah Komtar, jadi Komtar ini sentralnya transportasi di Pulau Penang(baca:Pineng). Sebelumnya kita sudah booked bis dari Penang ke Hatyai melalui easybook, tapi diluar dugaan jam yang seharusnya kita berangkat lagi kosong, dan diundur jam 4 sore. Mepet sih dari keberangkatan kita ke Phuket. Disitulah kita merasa ikhlas, jadi kalau waktunya gak nutut ya udahlah kita jalan-jalan syantai aja di Hatyai. Kalau di Penang bahasa yang digunakan rata-rata mandarin dan Melayu. Sedangkan di Hatyai rata-rata mereka masih bisa sikik-sikik lah Bahasa Melayu, tapi gak bisa lancar Bahasa Inggris.

 Jam 7 sampailah kita di semacam terminal kecil di kota Hatyai, waktu di imigrasi tadi kita bilang ke sopir nya kalau kita mau lanjut ke Phuket. Disini kita langsung disambut ibu-ibu yang mengarahkan kita ke travelnya dan belilah kita tiket menuju Phuket dengan jam keberangkatkatan jam 9 malam dengan tawar-menawar yang sungguh alot.  Nah disini seninya, kita tawar-tawaran pakai kalkulator loh. Karena ibu tadi tidak bisa berbahasa Inggris dan kita tidak bisa berbahasa Thailand. 

Dua jam kita manfaatkan untuk istirahat, makan dan beli Simcard Thailand, dan juga kita mengontak agen tur kita untuk keliling Phi-phi island, yang film nya james bond itu lho. Di hatyai banyak sekali makanan halal yang berjejer. Banyak juga gerai seven eleven yang punya makanan berlabel halal. Patokan kita kalau makanan Halal yaitu yang jual ibu-ibu berkerudung. Yang aku heran setiap apapun pesanan kita selalu dikasih kuah yang mirip kuah pangsit diberi taburan daun bawang. 
Pesen nasi campur, trus dikasih kuah pangsit, mungkin biar gak seret kali ya....
Jam delapan setengah kita kembali ke tempat travel tadi. Kita bertemu dengan beberapa orang asal Italia yang akan ke Shuratani. Dan dari tiga orang tadi, satu orang nya sudah di Thailand hampir 20 tahun lebih, ngapa ya bocah yak....wakakaka... alasannya sih Thailand negara yang damai  dan jauh dari konflik. Dia pengajar yoga disini lho... Ouhhh oke... Adalagi nih, jadi ceritanya ada wanita Hatyai yang tanya mengapa rambut saya ditutup, dengan memakai bahasa yang acakadut dan bahasa isyarat saya pun menjelaskan kalau saya Muslim.
Bis dari Hatyai ke Phuket

Setelah berbasa basi, diantarlah kita ke bis yang menuju ke Phuket. Setelah diberi karcis bis, bengonglah kita, asyemmm, ternyata kita kena calo, wkakakaka...harga yang kita dapat hampir 2x lipat harga asli nya booo....Harga tiket bis dari Hatyai ke Phuket aslinya sekitar 200 bath, tapi kita kenak 400 bath, saranku sih langsung masuk ke Terminal Hatyai disana ada konter aslinya. Yasudahlah untungnya bis yang kita tumpangi lumayan nyaman dan diberi selimut juga. Dan mari kita tidur......
Ini dia travel agent di Hatyai

Cerita selanjutnya di post selanjutnya ya....


Penyuka siomay’, penyuka kwetiaw, penyuka green tea dan tiba-tiba suka berpergian’hanya untuk menikmati alam’

1 komentar:

  1. paling aman memang langsung cari counter bus langsung walo cukup pe-er cz tulisan yang ada lebih banyak yang keriting dibanding yang bisa kita baca :)

    BalasHapus